Menjadi Mahasiswa yang Ideal
Saat ini,
menjadi mahasiswa bukan jaminan untuk sukses. Banyak sarjana yang saat ini
menganggur. Semakin banyak orang kuliah maka semakin banyak orang menganggur.
Kondisi mahasiswa saat ini mengalami penurunan harga. Hal ini disebabkan karena
ada pergeseran sentrum peradaban. Menjadi mahasiswa seharusnya memegang kunci
rahasia kesuksesan. Karena perguruan tinggi tidak hanya menyediakan sumber daya
yang disiapkan sesuai pasar kerja, tetapi mahasiswa juga disiapkan untuk
memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitarnya. Mahasiswa yang
ideal adalah mahasiswa yang tidak hanya sekedar kuliah-perpus (kuper) atau
kuliah-kos(kus-kus) atau kuliah-rapat (kura). Tetapi menjadi mahasiswa itu
adalah suatu kebanggaan. Menjadi mahasiswa berarti siap menjadi agen perubahan.
Mahasiswa sejati adalah mahasiswa yang murni, asli dan utuh. Dalam melakukan
tindakan selalu memperhitungkan kebaikan dan keburukan, mahasiswa harus
mempunyai semangat dalam meraih cita-cita. Agar menjadi mahasiswa yang ideal
maka mahasiswa wajib hukumnya membekali diri dengan berbagai ilmu pengetahuan,
soft skill, network, organisasi, dll. Seorang yang ingin menjadi mahasiswa yang
ideal tentunya harus mengetahui apa saja peranannya, antara lain sebagai
berikut: Peran moral Mahasiswa harus tahu akan tugas dan tanggung jawabnya.
Perilaku Mahasiswa membawa pesan contoh bagi masyarakat di sekitarnya. Peran
sosial Mahasiswa harus menumbuhkan jiwa-jiwa sosial yang dalam atau solidaritas
sosial. Solidaritas yang tidak dibatasi oleh sekat sekat kelompok, namun
solidaritas sosial yang universal secara menyeluruh serta dapat melepaskan
keangkuhan dan kesombongan. Mahasiswa tidak bisa melihat penderitaan orang
lain, tidak bisa melihat poenderita Peran Akademik Mahasiswa dengan segala
aktivitasnya harus tetap menjaga kuliahnya. Setiap orang tua pasti ingin
anaknya selesai kuliah dan menjadi orang yang berhasil. Peran politik Peran
politik adalah peran yang paling berbahaya karena disini mahasiswa berfungsi
sebagai presseur group ( group penekan ) bagi pemerintah yang zalim. Oleh
karena itu, menjadi mahasiswa yang ideal tidak hanya sekedar mengetahuim tetapi
apa yang telah ia ketahui tersebut harus diterapkan atau diimplementasikan
dalam kehidupannya sehari-hari dimanapun, kapanpun dan pada siapapun.